You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
696 Lokasi di Jakut Siaga Layani Imunisasi PCV
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Sudin Kesehatan Jakut Siapkan 696 Lokasi Imunisasi PCV

Suku Dinas (Sudin) Kesehatan Jakarta Utara menyediakan layanan pemberian imunisasi Pneumococcus Conjugated Vaccine (PCV) di 696 lokasi.

Syaratnya belum pernah berhasil mendapatkan PCV

Ratusan titik lokasi tersebut terdiri dari enam puskesmas tingkat kecamatan, 41 puskesmas tingkat kelurahan dan 649 posyandu yang tersebar di enam kecamatan. Layanan ini diberikan secara gratis.

Kepala Sudin Kesehatan Jakarta Utara, Lysbeth Regina Pandjaitan mengatakan, Pneumonia merupakan penyebab utama kematian bayi dan balita di Indonesia. Pemerintah berkomitmen untuk menurunkan angka kematian bayi dan balita serta mencegah stunting yang disebabkan oleh pneumonia melalui imunisasi PCV sebagai program nasional.

1.500 Bayi di Kramat Jati Ditarget Dapat Imunisasi PCV 

"Pelaksanaan Imunisasi PCV di Jakarta Utara mulai tanggal 12 September 2022," ujarnya, Kamis (15/9).

Ditambahkan Lysbeth, imunisasi PCV diberikan pada bayi usia dua bulan, atau bayi kelahiran 13 Juni 2022 atau lebih muda. Lalu diberikan ulang pada usia tiga bulan, dan usia 12 bulan.

"Untuk mendapatkan layanan, silakan mengunjungi puskesmas dan posyandu. Syaratnya belum pernah berhasil mendapatkan PCV," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye6555 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1277 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1174 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye923 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Buka JAFEX 2026, Pramono Ingin Optimalkan Pemanfaatan Aset Daerah

    access_time11-08-2026 remove_red_eye807 personDessy Suciati